Archive for April, 2010

Script Auto Backup Database MySQL pada cPanel

Kemarin sempat browsing cara backup database MySQL lewat Cron Jobs yang tersedia pada linux dan disediakan juga di cPanel. Ternyata langkah yang harus dilakukan tidak terlalu sulit. Bisa langsung menggunakan perintah yang langsung di tulis di Cron Jobs atau dengan cara membuat script. Script yang saya buat disini menggunakan Shell/Bash.

Oke langsung saja.

    1. Terlebih dahulu sebuah buatlah folder backup pada user yg bersangkutan
    2. Kemudian buatlah script untuk backup database MySQL. Disini saya tuliskan script lengkap yang telah saya buat dan nanti akan saya jelaskan satu persatu.
#!/bin/sh
tanggal=`date '+%Y%m%d_%H%M%S'`;
path="/home/user/backup";
find $path/ -mtime +2 -type f -exec rm -rf {} \;
sleep 30;
mysqldump -u userdb -ppassdb namadb | gzip > $path/namadb_$tanggal.gz
    1. Simpan script tersebut dan berilah nama backup.sh
    2. Upload dan letakkan file tersebut pada direktori /bin pada cPanel.
    3. Ubah permission nya menjadi 755.
    4. Masuk ke Cron Jobs, pada menu Add New Cron Job, kemudian setting waktu yang diinginkan untuk melakukan backup.
    5. Pada form Command, masukkan perintah
sh /home/user/bin/backup.sh
  1. Klik tombol “Add New Cron Job”.
  2. Untuk mencoba apakah script yang kita buat berjalan atau tidak, sebaiknya setting waktu waktu eksekusi di Cron Jobs tadi menjadi “Every Minute”, nanti jika script nya sudah berjalan dengan lancar baru ubah lagi sesuai dengan yang diinginkan.

Penjelasan Script

tanggal=`date '+%Y%m%d_%H%M%S'`;

Adalah variabel yang mengambil tanggal pada waktu script di eksekusi, sehingga nama database akan selalu berbeda, sesuai dengan tanggal dan jam backup.

path="/home/user/backup";

Folder dimana database hasil backup akan di simpan.

find $path/ -mtime +2 -type f -exec rm -rf {} \;

Script diatas berfungsi untuk mencari file di dalam folder $path (/home/user/backup) yang mempunyai umur lebih dari 2 hari dari sekarang. Jika file yang dimaksud ditemukan, kemudian file tersebut di delete. Silahkan ubah +2 sesuai dengan kebutuhan anda.

sleep 30;

Digunakan untuk menunggu waktu delete dan waktu backup, supaya tidak berbarengan. 30 adalah dalam detik. Mungkin script ini tidak diperlukan jika database yang didelete kecil atau sedikit. Tapi jika database yang akan didelete besar dan banyak, sebaiknya script ini ditambahkan supaya tidak terlalu memberatkan server.

mysqldump -u userdb -ppassdb namadb | gzip > $path/namadb_$tanggal.gz

mysqldump adalah perintah untuk melakukan backup pada database MySQL. Gantilah userdb, passdb dan namadb sesuai dengan user, password dan database anda. gzip digunakan untuk melakukan kompresi database. Anda juga diperbolehkan untu menggunakan jenis kompresi lain seperti zip, rar dll.

Semoga bermanfaat.

Advertisements

PDF Majalah Info Linux 2009

Tux

Tux

Majalah Info Linux bulan April 2010 hadir dengan Bundle PDF Info Linux Tahun 2009 bulan Januari – Desember. Seperti biasa saya ingin berbagi dengan teman-teman yang membutuhkan. Dari pada kita repot membawa Majalah kemana-mana, lebih enak membawanya dalam format digital.

Sebelumnya saya minta ijin kepada publisher Majalah Info Linux, jika anda tidak berkenan dengan file yang saya bagikan ini. Saya bersedia untuk menghapus.

Silahkan didownload :

http://pdf-info-linux-2009.4shared.com

Menghilangkan Arrow Shortcut pada Windows 7

Arrow shortcut pada Windows 7 maupun Vista terlihat sangat besar, sehingga kurang sedap jika dipandang. Sebenarnya ada banyak trik mauapun tools yang bisa menghilangkan atau mengganti arrow tersebut. Salah satunya adalah dengan mengubah pada Regedit. Berikut adalah cara menghilangkan menggunakan regedit.

  1. Unduh file ini.
  2. Ekstrak file tersebut.
  3. Copy file Blank.ico ke direktori c:\Windows.
  4. Jalankan file 32-bit_Remove_Shortcut_Arrow.reg.
  5. Kemudian Log Off atau restart komputer.

Teknik ini saya dapatkan di http://www.sevenforums.com/tutorials/3606-shortcut-arrow-remove-restore.html. Masih ada teknik lain, silahkan dicoba sendiri.

Permasalahan pada Cheese (Aplikasi Untuk mengambil foto dan Video)

Permasalahan.
Pada saat mengambil gambar, menggunakan mouse atau spasi, setelah proses capture layar akan menjadi putih (blank, white screen). Ini merupakan bugs yang menjengkelkan. Setelah Searching kesana kemari akhirnya dapet di https://bugs.launchpad.net/ubuntu/+source/cheese/+bug/297890.

Perbaikan.
Buka file berikut :

/home/username/.gconf/desktop/gnome/interface/%gconf.xml

Masukkan kode berikut :

<entry name="accessibility" mtime="1225138994" type="bool" value="true"/>

Setelah <gconf>.

Save file tersebut dan coba jalankan cheese.
Mudah-mudahan berhasil.

Membersihkan Trash pada Linux (Ubuntu)

Karena sesuatu sebab, Kadang-kadang kita tidak bisa membersihkan Trash lewat Nautilus atau File Explorer. tapi kita masih bisa untuk membersihakannya lewat terminal atau konsole.
Perintahnya adalah sebagai berikut:

$ rm -rf ~/.local/share/Trash/files/*

Menghilangkan Volume/Drive Windows XP pada Nautilus Ubuntu.

Permasalahan.
Jika komputer kita dibuat dual-boot (Linux dan Windows), maka pada saat anda login menggunakan Linux, dengan otomatis semua drive milik Windows akan terlihat pada Nautilus, bahkan jika anda me-mounting maka akan muncul di desktop. Hal ini mungkin membuat risih beberapa orang dan tentunya jika ada sweeping anda akan ketahuan jika masih menggunakan Windows, entah ori atau non ori. Ada beberapa langkah untuk menghilangkan drive tersebut.

1. Menghilangkan drive dari Desktop.
– Buka run (Alt+F2), ketik gconf-editor [enter].
– Cari, apps > nautilus > desktop. Buang centang pada volumes_visible.

2. Menghilangkan drive pada sidebar Nautilus.
– Pastikan drive Windows yang akan di hilangkan, misal terletak di /dev/sda1.
– Buka file /etc/rc2.d/S10xserver-xorg-input-wacom.
– Masukkan kode berikut:

rm /dev/sda1

Letakkan paling atas sebelum:

. /lib/lsb/init-functions

Save dan restart komputer.

Advertisements
%d bloggers like this: