Archive for the ‘ Windows ’ Category

Menghilangkan Arrow Shortcut pada Windows 7

Arrow shortcut pada Windows 7 maupun Vista terlihat sangat besar, sehingga kurang sedap jika dipandang. Sebenarnya ada banyak trik mauapun tools yang bisa menghilangkan atau mengganti arrow tersebut. Salah satunya adalah dengan mengubah pada Regedit. Berikut adalah cara menghilangkan menggunakan regedit.

  1. Unduh file ini.
  2. Ekstrak file tersebut.
  3. Copy file Blank.ico ke direktori c:\Windows.
  4. Jalankan file 32-bit_Remove_Shortcut_Arrow.reg.
  5. Kemudian Log Off atau restart komputer.

Teknik ini saya dapatkan di http://www.sevenforums.com/tutorials/3606-shortcut-arrow-remove-restore.html. Masih ada teknik lain, silahkan dicoba sendiri.

Local Server Mirror/Update ESET NOD32 v4

Tutorial ini sudah kadaluarsa.

Mohon menggunakan tutorial yang baru : klik disini

Oke, setelah sebelumnya saya sempat posting bagaimana cara membuat Local Server Mirror/Update NOD32 v 2.7. Sekarang saya akan membahas bagaimana cara membuat mirror untuk NOD32 versi 4. Caranya hampir sama dengan yang terdahulu, hanya saja ada sedikit penambahan tool. Langsung saja, peralatan tempur yang anda perlukan:

  1. Komputer yang sudah terinstalasi dengan ESET NOD32 v4 yang up-to-date, yang selalu terkoneksi dengan Internet.
  2. Webserver (Apache, Xitami atau IIS).
  3. NOD32 Update Generator.
  4. Niat.

Oke, saya anggap anda sudah menginstal NOD32 V4 dan salah satu webserver diatas. Pada tutorial ini saya menggunakan Apache yang sudah terintegrasi dalam satu paket Xampp.

Step by step:

Konfigurasi server mirror :

    1. Download File Nod32 Update Generator dan jalankan.
    2. Anda akan mendapatkan window seperti dibawah ini:

    1. Abaikan field yang ada pada nomor 1. Karena ini akan terisi secara otomatis, versi update juga akan terisi secara otomatis.
    2. Sebelumnya buatlah dulu folder nod_upd3 atau sesuai selera anda pada folder htdocs atau www, sesuaikan dengan webserver anda.
    3. Pada nomor 2, ganti dengan direktori public pada webserver anda. Pada webserver saya terletak di :

C:\xampp\htdocs\nod_upd3

  1. Supaya mirror kita berjalan dengan otomatis, centang Auto Update Generat (3), kemudian isikan berapa lama waktu yang dibutuhkan setiap kali generate pada kolom Time for auto update (4).
  2. Centang Run to Try, supaya aplikasi generate ini berjalan pada Systry kemudian klik tombol SysTry (5).
  3. Oke, sampai disini langkah membuat mirror selesai.

Konfigurasi Client :

    1. Pada halaman utama ESET NOD32, tekan tombol F5 pada keyboards.
    2. Maka akan muncul window seperti dibawah :

    1. Lihat urutan angka yang sudah saya tandai pada gambar diatas.
    2. Setelah muncul window tersebut, klik update (1), kemudian Edit (2), akan muncul lagi window seperti pada gambar.
    3. Masukkan IP Address komputer mirror (3), karena komputer mirror saya tadi memliki IP 10.10.10.11 dan folder update nya dibawah htdocs, maka penulisannya :

http://10.10.10.11/nod_upd3

  1. Kemudian klik Add (4). dan OK (5).
  2. Setting Client sudah selesai, sekarang test dengan menjalankan update.

Semoga bermanfaat.

Mirror update tanpa generator silahkan baca di https://mocopat.wordpress.com/2010/05/04/local-server-mirrorupdate-eset-nod32-v4-tanpa-generator/

Kritik, saran, pertanyaan are welcome.

Local Server Mirror Update NOD32 v2.7

Antivirus NOD32 merupakan salah satu Antivirus yang ampuh untuk memberantas virus-virus nakal baik virus lokal maupun luar negeri. Tulisan ini saya buat karena banyak teman-teman yang tanya tentang langkah-langkah pembuatan mirror NOD32. Disini akan dijelaskan setting pada server (Mirror server) dan Client.

  • Apa tujuan pembuatan mirror update?

Tujuannya adalah menghemat bandwidth internet pada jaringan kita, yaitu hanya satu komputer (server NOD32 Lokal) saja yang melakukan update secara otomatis ke server NOD32/ESET yang berada di internet dan komputer lain tinggal meng-update ke server NOD32 Lokal yang berada dijaringan lokal. Bayangkan jika ada 100 atau lebih komputer pada kantor kita yang rame-rame meng-update antivirus NOD32 ke internet secara bersamaan dalam setiap jam.

  • Cara Kerja Server NOD32.

Pertama kali Komputer server NOD32 melakukan update ke server NOD32 di internet, setelah berhasil update kemudian komputer tersebut meng-generate file hasil update-an tersebut kekomputer lokal. Kemudian dengan menggunakan webserver/file sharing file hasil generate tersebut digunakan untuk meng-update semua komputer yang berada di jaringan lokal.

  • Setting pada Komputer Server.

Pada contoh disini saya menggunakan NOD32 2.7 dengan komputer server menggunakan IP 172.16.21.2. Sebelumnya anda diwajibkan untuk men-download tool untuk meng-generate file hasil update, namanya NOD32 Admin Module. Silahkan download jika anda belum punya, dan anda membutuhkan software webserver seperti Apache atau Xitami. Disini saya menggunakan Apache sebagai webserver-nya.

Langkah-langkah setting dan pembuatannya adalah sebagai berikut:

  1. Install Webserver (Apache) pada komputer yang akan dijadikan server mirror. Next.. Next.. Next..
  2. Test webserver Apache dengan mengetikkan IP Komputer server mirror (172.16.21.2) pada web browser, jika muncul halaman Apache, instalasi berhasil.
  3. Buka Windows Explorer, dan cari letak folder htdocs pada folder instalasi Apache kemudian catat letaknya. Pada komputer saya terletak di : C:\Program Files\Apache Group\Apache2\htdocs
  4. Install NOD32 v2.7 pada komputer server mirror kemudian restart.
  5. Buka folder Tool Admin Module yang telah anda download, cari file nod32.xml, buka menggunakan notepad atau wordpad.
  6. Cari baris : <NODE NAME=”PathCD” TYPE=”STRING” VALUE=”C:\nod32 updates\” />
  7. Ganti : VALUE=”C:\nod32 updates\” dengan folder htdocs yang tadi kita catat –> “C:\Program Files\Apache Group\Apache2\htdocs\”
  8. Sehingga menjadi : <NODE NAME=”PathCD” TYPE=”STRING” VALUE=”C:\Program Files\Apache Group\Apache2\htdocs\” />
  9. Save file tersebut.
  10. Install Adm Module dengan cara double klik “install.cmd” (hati-hati..!!! bukan file “setup.exe” yang di klik).
  11. Restart komputer, dan seharusnya Pada NOD32 anda akan muncul menu mirror.
  12. Lakukan update ke internet.
  13. Buka Win Explorer dan buka alamat yg tadi kita simpan (C:\Program Files\Apache Group\Apache2\htdocs\), seharusnya disitu akan ada folder baru dengan nama “nod_upd” yang berisi file update NOD32. Jika ada, berarti anda telah berhasil melakukan setting pada server mirror NOD32. Selamat…!!!

Setting pada Komputer Client.

  1. Saya beranggapan bahwa anda telah menginstal NOD32 pada komputer client.
  2. Klik icon NOD32 pada systray.
  3. Klik menu Update kemudian klik setup.
  4. Kemudian akan muncul window baru, klik server > add, dan masukkan alamat http://172.16.21.2/nod_upd/&#8221; (lihat gambar)

  1. OK.. OK..
  2. Pada menu dropdown Server, Pilih http://172.16.21.2/nod_upd/&#8221; [OK]
  3. Sekarang klik update. NOD32 pada client akan otomatis meng-update dirinya jika server pada mirror juga ter-update.

Selamat mencoba. Kritik dan saran saya tunggu.
Sekian dulu, semoga bermanfaat.

WinMount Portable – Virtual Drive Portable

Ada banyak software yang digunakan untuk membaca atau melakukan mount pada suatu file image (*.iso, *.nrg, *.img, *.bin, *.mds/mdf, dll). Sebagai contoh Alcohol 120%, Daemon Tool dll. Tapi dari kebanyakan software tersebut harus diinstal dulu, sehingga kurang fleksibel dan kurang baik jika hanya digunakan sebentar. Maka dari itu sebaiknya kita menggunaan software portable, sehingga tidak perlu melakukan instalasi. Ada beberapa Virtual Drive Portable, tapi disini saya menggunakan WinMount Portable. WinMount Portable dapat melakukan hampir semua file image, bisa juga melakukan mounting file kompresi (rar, zip, 7z dll). Bahkan dapat juga digunakan sebagai explorer dan archiver.

File yang didukung:

  • Archive : RAR, ZIP, 7z, MOU
  • Image : ISO, NRG, BIN/CUE, CCD, BWT, MDS/MDF, IMG, ISZ
  • Audio CD : FLAC, APE, WV
  • Virtual Hard disk : VHD (virtual hard disk), VDI (Virtual Box), VMDK (VMWare)
  • Others : Mount folder, Microsoft WIM, WMT, ramdisk.

Cara pemakain

mount1

Tampilan sebelum WinMount dijalankan.

mount2

Tampilan utama WinMount.

mount3

Setelah WinMount dijalankan, otomatis akan terdapat satu Virtual drive, Untuk melakukannya, kita tinggal klik icon Mount File dan pilih file yang akan di mount.

select

Kita juga dapat mount file ke sembarang drive sesuai dengan keinginan kita. Caranya klik icon Mount To, pilih file yang akan di mount dan pilih letter drive tujuan mounting.

eject

Untuk mengeluarkan file yang di mount (unmount) kita bisa klik kanan drive dan klik eject/unmount. Bisa juga dilakukan dari halaman utama WinMount.

Fitur Tambahan

winmount-browser-archiver

WinMount sebagai Explorer dan Archiver

winmount-archiver

WinMount sebagai Archiver.

Selain kelebihan² diatas, masih ada banyak kelebihan lain, diantaranya disediakannya theme dan yang kelebihan yang paling menguntungkan adalah Software ini Gratis.

Bagi anda yang berminat, silahken Download disini.

Instal Windows XP dari USB Flashdisk

Tulisan ini saya ambil dari detikinet.com. Dan bagi anda yang sudah veteran, tulisan ini mungkin sudah kadaluwarsa. Karena iseng dan untuk ngisi waktu luang, saya posting lagi tulisan ini, yang mudah-mudahan dapat berguna bagi temen-temen sekalian…
Dan yang pasti cara² disini sudah saya uji coba dan berhasil. Instalasi menggunakan USB Flashdisk lebih cepat dari pada menggunakan CD, dikarenakan read dan transfer data yang dilkakukan lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan CD. Selamat mencoba…

Yang Harus Disiapkan:

  1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
  2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
  3. CD instalasi Windows XP.
  4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.4shared.com/file/98473785/fba28ed3/winxp_usb.html
  5. Do’a dan keberanian!

Langkah-langkah Pembuatan:

  1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.
  2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.
  3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB. Continue reading

Mengaktifkan Password Never Expired Pada Windows Home [Vista/XP]

Microsoft Windows Vista/XP Home hadir dengan fitur/tool security yang sangat minim. Sebagai contoh, Windows versi Home tidak memiliki gpedit.msc, management user yang pas-pasan dan lain-lain. Disini saya akan memberikan sedikit trik untuk mengakali kekurangan tersebut. Ada 2 trik yang saya tulis disini.

Account User Never Expired

Sebelumnya untuk mengetahui user apa saja yang ada pada komputer kita, pada command prompt ketik

net user

Pada awalnya user hanya mempunyai umur account beberapa hari

userexprenbld

Supaya unlimited, ketik:

net user namauser /expires:never

userexprdisbld

Password Never Expired

Pada saat kita membuat user baru, otomatis password user tersebut hanya akan berumur 42 hari.

passwexpenbld

Pada Windows Professional, kita bisa mengubahnya pada “Klik kanan My Computer > Manage” > Local User and Groups > User > User yang akan dimanage. Tapi pada Windows XP/Vista Home menu ini tidak tersedia, Untuk alternatifnya kita bisa menggunakan command prompt. Caranya ketik:

net accounts /maxpwage:unlimited

passwexpdis

User Biasa Tidak Diijinkan Mengganti Password

Untuk alasan tertentu, kadang kita perlu me-limit gerak user, seperti tidak diijinkan untuk menggati password. Pada Windows XP/Vista Proffesional langkahnya sama dengan diatas. Tapi untuk windows XP/Vista Home lagi² menu ini tidak tersedia.

userchgpwdyes

Sehingga harus menggunakan CMD lagim Caranya ketik:

net user namauser /passwordchg:no

userchgpwdno

Sekian dulu, nanti disambung lagi dengan trik yang lain. Semoga sedikit coretan Ini bisa bermanfaat.

%d bloggers like this: