Posts Tagged ‘ Tips & Trik ’

Local Server Mirror/Update ESET NOD32 V4 Tanpa Generator

Pada tutorial kali ini kita akan membuat mirror server update ESET NOD32 V4 tanpa menggunakan Generator, sehingga lebih simpel, stabil dan mudah dalam pembuatannya. Tapi untuk membuatnya kita membutuhkan File License.  Pada dasarnya ESET NOD32 V3 dan V4 sudah dibekali dengan mirror yang otomatis akan melakukan generate pada waktu ada update baru. Dan file hasil generate tersebut bisa diarahkan ke sebuah folder. Perhatikan perbedaan antara kedua gambar dibawah :

Tanpa Memasukkan File License

Tanpa Memasukkan File License

Dengan File License

Dengan File License

Pada gambar terlihat perbedaan antara dimasukkan License dan tidak. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, bagaimana cara mendapatkan atau mencari License tersebut, sebenarnya tidak sulit untuk mencari license menggunakan Google, hanya saja perlu sedikit trik. Nanti akan saya berikan satu buah License untuk anda.

Setelah License didapat, sekarang saatnya untuk menginstallnya.

  • Download file nod32.lic (valid until 20-05-2011).
  • Masuk ke halaman utama ESET NOD32
  • Pencet F5 untuk masuk ke halaman Setup
  • Klik submenu Licenses, letaknya di bawah menu Miscellaneous.
  • Klik Add, cari letak file nod32.lic yang telah kita download. Kemudian klik Open. OK.

Lisense

Setelah kita memasukkan License tadi, akan terlihat masa berlaku license tersebut, sehingga jika sudah habis masa berlakunya, kita harus mencari lagi license yang baru. Oke, sampai disini seharusnya kita sudah mendapatkan tab Mirror pada menu  (F5 > Update > Setup) seperti gambar paling atas. Sekarang saatnya melakukan konfigurasi dengan file update dengan Webserver. Disini saya tidak akan membahas bagaimana cara konfigurasi webserver, kita bisa menggunakan Apache, Xitami, IIS atau yang lain.

Konfigurasi File Update:

  • Buatlah folder “nod_upd4” atau terserah anda, di dalam folder public webserver (Apache = htdocs, IIS = wwwroot)
  • Buka halaman utama ESET NOD32
  • Pencet F5 > Update >Setup > Mirror
  • Klik Folder, kemudian arahkan ke Folder nod_upd4 yang telah kita buat, OK, OK, OK
  • Sekarang coba lakukan update, setelah selesai update, seharusnya folder nod_upd4 sudah terisi file-file hasil generate update.
  • Untuk nge-cek apakah server mirror anda sudah berjalan dengan lancar, buka browser internet kesayangan anda, kemudian ketikkan  http://IP_SERVER_MIRROR/nod_upd4
  • Harusnya akan muncul seperti ini :

file updateJika sudah muncul gambar seperti diatas, berarti server mirror yang kita buat sudah berhasil. Sekarang saatnya setting pada masing-masing klien. Arahkan update server klien ke http://IP_SERVER_MIRROR/nod_upd4. Saya anggap anda tahu caranya setting di komputer klien, jika belum tahu caranya silahkan baca di https://mocopat.wordpress.com/2010/02/16/local-server-mirrorupdate-eset-nod32-v4/. Pada server mirror ini anda diwajibkan untuk mengisi USER dan PASSWORD untuk update, tapi pada klien tidak perlu diisi. Atau jika anda males nyari USER dan PASSWORD, bisa menggunakan MiNOD Login.

Kritik, saran dan komentar sangat ditunggu.

Advertisements

Script Auto Backup Database MySQL pada cPanel

Kemarin sempat browsing cara backup database MySQL lewat Cron Jobs yang tersedia pada linux dan disediakan juga di cPanel. Ternyata langkah yang harus dilakukan tidak terlalu sulit. Bisa langsung menggunakan perintah yang langsung di tulis di Cron Jobs atau dengan cara membuat script. Script yang saya buat disini menggunakan Shell/Bash.

Oke langsung saja.

    1. Terlebih dahulu sebuah buatlah folder backup pada user yg bersangkutan
    2. Kemudian buatlah script untuk backup database MySQL. Disini saya tuliskan script lengkap yang telah saya buat dan nanti akan saya jelaskan satu persatu.
#!/bin/sh
tanggal=`date '+%Y%m%d_%H%M%S'`;
path="/home/user/backup";
find $path/ -mtime +2 -type f -exec rm -rf {} \;
sleep 30;
mysqldump -u userdb -ppassdb namadb | gzip > $path/namadb_$tanggal.gz
    1. Simpan script tersebut dan berilah nama backup.sh
    2. Upload dan letakkan file tersebut pada direktori /bin pada cPanel.
    3. Ubah permission nya menjadi 755.
    4. Masuk ke Cron Jobs, pada menu Add New Cron Job, kemudian setting waktu yang diinginkan untuk melakukan backup.
    5. Pada form Command, masukkan perintah
sh /home/user/bin/backup.sh
  1. Klik tombol “Add New Cron Job”.
  2. Untuk mencoba apakah script yang kita buat berjalan atau tidak, sebaiknya setting waktu waktu eksekusi di Cron Jobs tadi menjadi “Every Minute”, nanti jika script nya sudah berjalan dengan lancar baru ubah lagi sesuai dengan yang diinginkan.

Penjelasan Script

tanggal=`date '+%Y%m%d_%H%M%S'`;

Adalah variabel yang mengambil tanggal pada waktu script di eksekusi, sehingga nama database akan selalu berbeda, sesuai dengan tanggal dan jam backup.

path="/home/user/backup";

Folder dimana database hasil backup akan di simpan.

find $path/ -mtime +2 -type f -exec rm -rf {} \;

Script diatas berfungsi untuk mencari file di dalam folder $path (/home/user/backup) yang mempunyai umur lebih dari 2 hari dari sekarang. Jika file yang dimaksud ditemukan, kemudian file tersebut di delete. Silahkan ubah +2 sesuai dengan kebutuhan anda.

sleep 30;

Digunakan untuk menunggu waktu delete dan waktu backup, supaya tidak berbarengan. 30 adalah dalam detik. Mungkin script ini tidak diperlukan jika database yang didelete kecil atau sedikit. Tapi jika database yang akan didelete besar dan banyak, sebaiknya script ini ditambahkan supaya tidak terlalu memberatkan server.

mysqldump -u userdb -ppassdb namadb | gzip > $path/namadb_$tanggal.gz

mysqldump adalah perintah untuk melakukan backup pada database MySQL. Gantilah userdb, passdb dan namadb sesuai dengan user, password dan database anda. gzip digunakan untuk melakukan kompresi database. Anda juga diperbolehkan untu menggunakan jenis kompresi lain seperti zip, rar dll.

Semoga bermanfaat.

Menghilangkan Volume/Drive Windows XP pada Nautilus Ubuntu.

Permasalahan.
Jika komputer kita dibuat dual-boot (Linux dan Windows), maka pada saat anda login menggunakan Linux, dengan otomatis semua drive milik Windows akan terlihat pada Nautilus, bahkan jika anda me-mounting maka akan muncul di desktop. Hal ini mungkin membuat risih beberapa orang dan tentunya jika ada sweeping anda akan ketahuan jika masih menggunakan Windows, entah ori atau non ori. Ada beberapa langkah untuk menghilangkan drive tersebut.

1. Menghilangkan drive dari Desktop.
– Buka run (Alt+F2), ketik gconf-editor [enter].
– Cari, apps > nautilus > desktop. Buang centang pada volumes_visible.

2. Menghilangkan drive pada sidebar Nautilus.
– Pastikan drive Windows yang akan di hilangkan, misal terletak di /dev/sda1.
– Buka file /etc/rc2.d/S10xserver-xorg-input-wacom.
– Masukkan kode berikut:

rm /dev/sda1

Letakkan paling atas sebelum:

. /lib/lsb/init-functions

Save dan restart komputer.

Local Server Mirror Update NOD32 v2.7

Antivirus NOD32 merupakan salah satu Antivirus yang ampuh untuk memberantas virus-virus nakal baik virus lokal maupun luar negeri. Tulisan ini saya buat karena banyak teman-teman yang tanya tentang langkah-langkah pembuatan mirror NOD32. Disini akan dijelaskan setting pada server (Mirror server) dan Client.

  • Apa tujuan pembuatan mirror update?

Tujuannya adalah menghemat bandwidth internet pada jaringan kita, yaitu hanya satu komputer (server NOD32 Lokal) saja yang melakukan update secara otomatis ke server NOD32/ESET yang berada di internet dan komputer lain tinggal meng-update ke server NOD32 Lokal yang berada dijaringan lokal. Bayangkan jika ada 100 atau lebih komputer pada kantor kita yang rame-rame meng-update antivirus NOD32 ke internet secara bersamaan dalam setiap jam.

  • Cara Kerja Server NOD32.

Pertama kali Komputer server NOD32 melakukan update ke server NOD32 di internet, setelah berhasil update kemudian komputer tersebut meng-generate file hasil update-an tersebut kekomputer lokal. Kemudian dengan menggunakan webserver/file sharing file hasil generate tersebut digunakan untuk meng-update semua komputer yang berada di jaringan lokal.

  • Setting pada Komputer Server.

Pada contoh disini saya menggunakan NOD32 2.7 dengan komputer server menggunakan IP 172.16.21.2. Sebelumnya anda diwajibkan untuk men-download tool untuk meng-generate file hasil update, namanya NOD32 Admin Module. Silahkan download jika anda belum punya, dan anda membutuhkan software webserver seperti Apache atau Xitami. Disini saya menggunakan Apache sebagai webserver-nya.

Langkah-langkah setting dan pembuatannya adalah sebagai berikut:

  1. Install Webserver (Apache) pada komputer yang akan dijadikan server mirror. Next.. Next.. Next..
  2. Test webserver Apache dengan mengetikkan IP Komputer server mirror (172.16.21.2) pada web browser, jika muncul halaman Apache, instalasi berhasil.
  3. Buka Windows Explorer, dan cari letak folder htdocs pada folder instalasi Apache kemudian catat letaknya. Pada komputer saya terletak di : C:\Program Files\Apache Group\Apache2\htdocs
  4. Install NOD32 v2.7 pada komputer server mirror kemudian restart.
  5. Buka folder Tool Admin Module yang telah anda download, cari file nod32.xml, buka menggunakan notepad atau wordpad.
  6. Cari baris : <NODE NAME=”PathCD” TYPE=”STRING” VALUE=”C:\nod32 updates\” />
  7. Ganti : VALUE=”C:\nod32 updates\” dengan folder htdocs yang tadi kita catat –> “C:\Program Files\Apache Group\Apache2\htdocs\”
  8. Sehingga menjadi : <NODE NAME=”PathCD” TYPE=”STRING” VALUE=”C:\Program Files\Apache Group\Apache2\htdocs\” />
  9. Save file tersebut.
  10. Install Adm Module dengan cara double klik “install.cmd” (hati-hati..!!! bukan file “setup.exe” yang di klik).
  11. Restart komputer, dan seharusnya Pada NOD32 anda akan muncul menu mirror.
  12. Lakukan update ke internet.
  13. Buka Win Explorer dan buka alamat yg tadi kita simpan (C:\Program Files\Apache Group\Apache2\htdocs\), seharusnya disitu akan ada folder baru dengan nama “nod_upd” yang berisi file update NOD32. Jika ada, berarti anda telah berhasil melakukan setting pada server mirror NOD32. Selamat…!!!

Setting pada Komputer Client.

  1. Saya beranggapan bahwa anda telah menginstal NOD32 pada komputer client.
  2. Klik icon NOD32 pada systray.
  3. Klik menu Update kemudian klik setup.
  4. Kemudian akan muncul window baru, klik server > add, dan masukkan alamat http://172.16.21.2/nod_upd/&#8221; (lihat gambar)

  1. OK.. OK..
  2. Pada menu dropdown Server, Pilih http://172.16.21.2/nod_upd/&#8221; [OK]
  3. Sekarang klik update. NOD32 pada client akan otomatis meng-update dirinya jika server pada mirror juga ter-update.

Selamat mencoba. Kritik dan saran saya tunggu.
Sekian dulu, semoga bermanfaat.

Instal Windows XP dari USB Flashdisk

Tulisan ini saya ambil dari detikinet.com. Dan bagi anda yang sudah veteran, tulisan ini mungkin sudah kadaluwarsa. Karena iseng dan untuk ngisi waktu luang, saya posting lagi tulisan ini, yang mudah-mudahan dapat berguna bagi temen-temen sekalian…
Dan yang pasti cara² disini sudah saya uji coba dan berhasil. Instalasi menggunakan USB Flashdisk lebih cepat dari pada menggunakan CD, dikarenakan read dan transfer data yang dilkakukan lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan CD. Selamat mencoba…

Yang Harus Disiapkan:

  1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
  2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
  3. CD instalasi Windows XP.
  4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.4shared.com/file/98473785/fba28ed3/winxp_usb.html
  5. Do’a dan keberanian!

Langkah-langkah Pembuatan:

  1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.
  2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.
  3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB. Continue reading
%d bloggers like this: