Posts Tagged ‘ Windows ’

Mirror Update NOD32 V4 Tanpa Generator dan Webservice (Apache)

Pada beberapa waktu yang lalu saya sudah membuat tutorial bagaimana cara membuat lokal mirror NOD32 V4 yang menggunakan Generator dan tanpa generator, tapi masih menggunakan Apache sebagai Webserver-nya. Nah pada kesempatan kali ini kita akan membuat mirror NOD32 V4 tanpa menggunakan generator dan Webserver, karena NOD32 sendiri sudah menyediakan internal HTTP server. Oke langsung saja.

Langkah pertama yang harus dilakukan, Install NOD32 seperti biasanya. Setelah selesai Install, jangan lupa install juga lisensi-nya (lihat tutorial sebelumnya). Pada tutorial kali ini yang perlu diperhatikan adalah setting untuk mengaktifkan internal HTTP server.

Caranya :

  • Buka NOD32.
  • Tekan F5 pada keyboard.
  • Cari menu update dan klik.
  • Pada Advanced update setup, klik SETUP.
  • Kemudian akan muncul window baru yaitu window Advanced setup.
  • Klik tab Mirror dan klik tombol Advanced setup.

Lihat gambar berikut :

NOD32 Advanced setup

Pastikan semua checkbox ter-centang seperti pada gambar diatas. Setelah itu klik OK, OK dan OK.

Okey, lokal mirror sudah selesai kita buat. sekarang kita tinggal memasukkan server mirror  ke NOD32 pada klien. Caranya?

  • Buka NOD32 pada klien kemudian pencet F5.
  • Klik update.
  • Klik tombol Edit.
  • Kemudian masukkan IP server yang tadi kita buat beserta port-nya, misal :  http://10.10.10.1:2221.
  • Lalu klik Add dan OK.

Pastikan sekarang hasilnya seperti gambar berikut:

NOD32 Add mirror

Okey, selesai sudah setting lokal mirror dan klien kita. Pertanyaan dan saran sangat ditunggu…

Delete/Menghapus File lama menggunakan *.bat

Langsung saja, suatu saat kita perlu untuk menghapus file lama yang sudah tidak digunakan. Biasanya kita lakukan pada file hasil backup. Saya sendiri menggunakan Cobian Backup untuk melakukan backup (lewat jaringan) pada file database yang berada diserver. Tapi kelemahan Cobian tersebut adalah tidak bisa otomatis menghapus file-file lama yang telah di backup. Sehingga file akan selalu bertambah dengan berjalannya waktu.

Setelah googling, akhirnya saya menemukan script bat yang powerful untuk melakukan tugas delete tersebut. Untungnya, Cobian menyediakan event yang dapat meng-eksekusi program atau bat pada waktu post-backup (setelah proses backup selesai). Sehingga script yang nanti kita buat, akan kita masukkan ke event post backup yang tersedia di Cobian.

Jika anda ingin menghapus secara rutin (Tanpa Cobian atau tools lain), anda bisa menggunakan Schedule Task bawaan OS Windows. Langsung saja, berikut kode nya:

forfiles /P "C:\nama_folder" /S /M backup*.bak /D -7 /C "CMD /C DEL @file"

Tulis script tersebut pada notepad atau text editor kesayangan anda, dan simpan dengan ekstensi bat. Jika ada yang error dengan script diatas, kemungkinan file forfiles tidak ada pada komputer anda, jika belum ada silahkan download di ftp://ftp.microsoft.com/ResKit/y2kfix/x86/.

Penjelasan script:

/P "C:\nama_folder", adalah folder dimana file yang akan di hapus berada.

/S, merupakan satu kesatuan dengan /P, yaitu akan mencari juga di subfolder.

/M backup*.bak, adalah Masking nama file yang akan di delete. Misal Nama file nya adalah backup_20100612_0000.bak, maka file yang akan dihapus adalah file yang berawalan backup dan ber ekstensi .bak.

/D -7, adalah umur dari file yang akan dihapus, -7 menunjukkan file yang umur nya 7 hari dari sekarang. Anda juga bisa menggunakan parameter tanggal pada opsi /D ini.

/C "CMD /C DEL @FILE", adalah opsi untuk menjalankan Command prompt setelah file yg ditentukan berhasil dicari, /C yg kedua adalah milik perintah CMD (Command Prompt) yang akan mengeksekusi perintah selanjutnya, yaitu DEL (Delete), dan @FILE merupakan file yang berhasil ditemukan menggunakan opsi² yang telah ditentukan didepan.

Sebenarnya masih banyak lagi opsi yang bisa dipakai untuk melakukan penghapusan tersebut. perintah forfiles hanya digunakan untuk mencari file dengan kriteria tertentu, sedangkan untuk menghapus tetap menggunakan perintah standar DOS, yaitu DEL (Delete). Untuk menambahkan log, bisa ditambahkan di baris paling akhir dengan menambahkan pipe, sehingga script nya menjadi:

forfiles /P "C:\nama_folder" /S /M backup*.bak /D -7 /C "CMD /C DEL @file | CMD /C echo [%DATE% %TIME%] - @FILE - Berhasil Dihapus..."

Untuk opsi² lain silahkan baca di help-nya dengan mengetikkan forfiles /?

Okey, Sekian dulu tutorial dari saya. Semoga bermanfaat.

Menghilangkan Arrow Shortcut pada Windows 7

Arrow shortcut pada Windows 7 maupun Vista terlihat sangat besar, sehingga kurang sedap jika dipandang. Sebenarnya ada banyak trik mauapun tools yang bisa menghilangkan atau mengganti arrow tersebut. Salah satunya adalah dengan mengubah pada Regedit. Berikut adalah cara menghilangkan menggunakan regedit.

  1. Unduh file ini.
  2. Ekstrak file tersebut.
  3. Copy file Blank.ico ke direktori c:\Windows.
  4. Jalankan file 32-bit_Remove_Shortcut_Arrow.reg.
  5. Kemudian Log Off atau restart komputer.

Teknik ini saya dapatkan di http://www.sevenforums.com/tutorials/3606-shortcut-arrow-remove-restore.html. Masih ada teknik lain, silahkan dicoba sendiri.

%d bloggers like this: